Anda tentunya ingin mengetahui siapa saja pesepakbola yang tertarik dan
akhirnya masuk agama islam mari kita liat siapa saja pesepakbola yg menjadi
muallaf :
1. Philippe Sylvain Senderos
Belum lama ini publik dunia dikejutkan dengan berita, bek timnas Swiss,
Philippe Sylvain Senderos memutuskan untuk menjadi mualaf. Pesepakbola yang
bermain di Fulham ini memutuskan memeluk Islam di sebuah pusat agama Islam di
Manchester, Inggris. Karier Senderos lebih banyak dihabiskan di Liga
Primer Inggris bersama Arsenal dan Everton. Ia pernah mencicipi kompetisi Serie
A Liga Italia bersama AC Milan pada musim 2008-2009. Ketertarikan Senderos
kepada Islam bukan datang secara tiba-tiba. Karena sering mengkaji persoalan
agama, lulusan sarjana teologi itu akhirnya menjatuhkan pilihan untuk memeluk
Islam. Sebelumnya, ia dilaporkan banyak mengkaji pelajaran tentang agama-agama
di dunia.
2. Thiery Henry
Legenda hidup arsenal ini adalah salah satu diantara para pemain-pemain sepak bola yg menjadi muaalaf bahkan ia mengatakan Thierry Henry : Kalo Percaya Pada Islam Seseorang Harus Percaya Pada Al Quran & Rasul.
"Saya menganggap Islam sebagai pilihan terbaik untuk saya jika saya ingin percaya pada sebuah agama," kata striker New York Red Bulls tersebut.
Menurut Henry, menjadi seorang Muslim itu tidak boleh setengah-setengah. "Aku mengikuti semua apa yang diajarkan oleh Alquran. Ini sebabnya saya anggap Islam yang paling dekat dengan hati saya."
Legenda Arsenal ini menyatakan, Islam mengajarkan umatnya bahwa
seseorang harus percaya dulu terhadap Alquran. Ini sebabnya dia belum
menyatakan Islam sebagai agamanya, tapi Henry mengerti agama ini lebih
daripada agama lain. "Dan itu benar-benar menyedihkan bahwa banyak orang tidak meluangkan waktu untuk mencoba memahami Islam."
3. Bruno Metsu
Bruno Lucas Felix Metsu, demikian nama lengkap pemberian orang tuanya.
Namun publik sepak bola dunia lebih mengenalnya dengan Bruno Metsu.
Namanya makin mencuat setelah ia berhasil membawa tim asuhannya,
Senegal, masuk perempatfinal Piala Dunia 2002 silam. Keberhasilan
membawa tim nasional sepak bola Senegal hingga ke perempatfinal Piala
Dunia 2002 bisa dibilang sebagai prestasi terbesar Metsu sepanjang
karirnya di dunia sepak bola. memeluk Islam pada 24 Maret 2002 silam. Asal tahu saja, lebih dari 90
persen penduduk Senegal adalah pemeluk Islam. Setelah masuk Islam, ia
kemudian mengganti namanya dengan Abdul Karim. Abdul Karim
sendiri memang tak pernah mengungkapkan alasannya memeluk Islam.
Baginya, agama adalah masalah privasi. Dia tak ingin mengumbar
privasinya di depan publik.
4. Franck Ribery

Ia dikenal sebagai pribadi yang santun, rendah hati, dan rajin
melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan pada kondisi apa pun.
Penggemar
sepak bola dunia, tentu sudah tak asing dengan nama Franck Ribery,
gelandang serang asal Prancis yang kini bermain di klub raksasa
Bundesliga (Jerman), Bayern Munchen.
Berbeda dengan pesepak bola Muslim lainnya, yang lebih dulu memeluk
Islam, Franck Ribery justru memeluk Islam setelah bermain di klub asal
Turki, Galatasaray, pada 2005. Secara singkat, Ribery mengatakan, dia
memilih ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini karena menemukan
kedamaian dalam Islam. Baginya, Islam adalah sumber kekuatan dan
keselamatan. ''Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar
lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya
harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan dan saya
menemukan Islam,'' kata Ribery. jati diri Ribery yang telah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam
terkuak dan menjadi pemberitaan di tengah pertandingan pembukaan antara
tim Prancis melawan tim Swiss saat acara Piala Dunia 2006. Ketika
itu, Ribery tersorot publik tengah menengadahkan tangan sebelum
pertandingan dimulai. Ribery tengah berdoa, seperti yang dilakukan
seorang Muslim. Saat itulah, banyak orang terkaget-kaget dengan
sikapnya. Namun, berkat kecemerlangannya dalam bermain bola, publik pun
tak menghiraukan perilaku dan kebiasaan Ribery. Namun, rutinitas
berdoa sebelum pertandingan itu akhirnya terkuak juga. Dan, Ribery
mengaku sebagai penganut Islam. Ia menemukan kedamaian dalam agama Islam
dan menjadi spiritnya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tak
terkecuali saat bermain bola. Kabar Ribery masuk Islam, menyeruak
sejak awal tahun 2006. Kabar itu mula-mula dilansir L'Express. Majalah
ini menyebut adanya pemain nasional Prancis yang secara teratur
beribadah di masjid di selatan Marseille. Mingguan itu tidak menyebut
nama secara eksplisit, namun yang dimaksud adalah Ribery.
5. Nicolas Anelka
.jpg)
Bagi pecinta sepakbola Inggris dan Spanyol, tentu mengenal sosok Nicolas Anelka. Striker 33
tahun itu sudah makan asam garam ketatnya persaingan La Liga Spanyol
dan Liga Primer Inggris saat memperkuat lima klub Inggris dan Real
Madrid. Tapi, ada perbedaan mencolok dari sosok Anelka saat masih
memperkuat Arsenal dan Madrid pada akhir 1990-an dengan Anelka yang
sekarang.Ya, Anelka dikenal sebagai pemain yang meledak-ledak dan rewel. Tapi itu dulu dan ia kini sudah berubah. Perubahan itu tampak sekali ketika masih berkostum the Blues Chelsea. Ada apa dengan Anelka? Mengapa sekarang ia lebih bijaksana dan tenang?Dalam wawancara dengan media di Inggris, striker asal Prancis itu menjawabnya semua perubahan sikapnya tersebut karena karena dirinya telah masuk islam
“Islam banyak membantu saya menjadi tenang, terpusat, dan memiliki moral yang tinggi,” kata Anelka seperti dikutip R-islam.com.“Saya
senang menjadi seorang Muslim, sebuah agama damai dan saya belajar
banyak dari Islam,” kata mualaf yang memiliki nama Islam, Abdul Salam
Bilal Anelka itu. Sebelumnya, Anelka sempat menyembunyikan
identitas Islam kepada masyarakat. Tidak seperti rekannya di timnas
Prancis, Franck Ribery yang selalu berdoa ketika pertandingan dimulai.
Anelka hanya diam dan benar-benar menyembunyikan identitas Muslimnya Kemudian, ketika masyarakat sudah tahu identitasnya
sebagai penganut ajaran Muhammad SAW, Anelka mulai mengubah sikapnya itu dan
cenderung lebih bijaksana. Sejak kapan Anelka masuk Islam? Ternyata,
kepindahanya ke klub Turki, Fenerbahce, setelah memperkuat Manchester City pada
2004 menjadi penyebabnya. Di Turki, ia diyakini mengucapkan dua syahadat
kalimat. Saat itu, Anelka
mendapatkan bimbingan untuk memeluk Islam setelah bersentuhan langsung dengan
budaya Turki. Sejak saat itu, mantan striker Paris Saint-Germain itu
mulai menunjukkan identitas keislamannya.
6. Abel Xavie
Abel Xavie : ''Pada saat-saat sedih, saya telah menemukan kenyamanan dalam Islam.
Perlahan-lahan, saya belajar agama yang mengedepankan perdamaian,
kesetaraan, kebebasan dan harapan ini,'' paparnya.
Bila anda penggemar sepak bola tentunya tidak asing dengan Abel Xavie pemain penampilannya yang terbilang nyentrik. Bek asal Portugal ini memang
dikenal senang menata rambutnya. Selama merumput di lapangan hijau, ia
pernah tampil dengan rambut vysvetlennye dan jambang berwarna blonde. Di
lain kesempatan, ia mengecat jambang dan rambutnya dengan warna putih
dan tetap menyisakan warna hitam di bagian akar rambutnya.Pada tanggal 23 Desember 2009, dalam sebuah konferensi pers yang digelar
di stadion Ras Al Khaimah di Uni Emirat Arab, Xavier mengumumkan
perihal keislamannya dan nama barunya, Faisal Xavier. Dalam konferensi
pers tersebut, ia juga mengumumkanpengunduran dirinya dari lapangan
hijau untuk selamanya. ''Ini perpisahan emosional dan saya berharap
untuk ikut serta dalam sesuatu yang sangat memuaskan dalam babak baru
hidup saya,'' kata Faisal. Faisal tidak bercerita lebih panjang
mengenai bagaimana dirinya mempelajari Islam. Ia hanya berterima kasih
kepada keluarga besar Kerajaan Uni Emirat Arab. ''Mereka memeluk saya
dan membuat saya merasa istimewa.'' Interaksinya dengan keluarga
kerajaan Uni Emirat Arab semakin membuka matanya dalam menilai Islam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar